GAMBARAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WANITA USIA SUBUR MEMILIH KONTRASEPSI SUNTIK DI KLINIK PRATAMA TANJUNG TAHUN 2019

  • Bernadetta Ambarita STIKes Santa Elisabeth Medan
  • Sonia Esveralda Tumanggor STIKes Santa Elisabeth Medan
Keywords: Wanita usia subur, kontrasepsi, suntik

Abstract

Kontrasepsi suntikan adalah salah satu jenis kontrasepsi dengan jalan penyuntikan sebagai usaha untuk mencegah terjadinya kehamilan melalui suntikan hormonal.Gambaran faktor yang mempengaruhi Wanita usia subur Memilih kontrasepsi suntik ialah: Faktor pendidikan, sosial ekonomi, sikap, pelayanan kesehatan, dan dukungan keluarga. Agar penggunaan kontrasepsi suntik secara dapat efektif, dalam hal ini perawat maternitas perlu memberikan konseling dan informasi secara lengkap agar pencapaian angka keberhasilan kontrasepsi suntik tercapai. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Wanita Usia Subur Memilih Kontrasepsi Suntik Di Klinik Pratama Tanjung Tahun 2019. penelitian ini di lakukan dengan metode deskritif, pengambilan sampel dilakukan dengan populasi 30 WUS dan seluruh populasi di teliti (total sampling). Berdasarkan hasil penelitian di dapat bahwa faktor pendidkan SMP sebanyak 7 orang (23,3%), dan pendidikan SMA sebanyak 20 orang (66,7%), sedangkan pendidikan S1 sebanyak 3 orang (10,0%). responden yang mempunyai faktor sosial ekonomi penghasilan Tinggi sebanyak 4 orang (13,3%), dan penghasilan sedang 11 orang (36,7%), sedangkan penghasilan rendah sebanyak 15 orang (50,0%). Dan faktor sikap positif 22 orang (73,3), sedangkan sikap negatif sebanyak 8 orang (26,7%). Sebagian responden yang memilih baik dalam pelayanan kesehatan 20 orang (66,7), sedangkan tidak baik sebanyak 10 orang (33,3%). Sedangkan faktor Dukungan Keluarga yaitu sebagian responden yang memilih baik dalam pelayanan kesehatan 20 orang (66,7), sedangkan tidak baik sebanyak 10 orang (33,3%). Berdasarkan hasil penelitian di dapat bahwa Wanita Usia Subur mayoritas memperoleh informasi dari dukungan keluarga sama dengan pelayanan kesehatan , sehingga di sarankan pada tenaga kesehatan atau pemerintah setempat agar memberikan penyuluhan atau konseling tentang penggunaan alat kontrasepsi suntik.
.

References

Ari Sulistyawati.(2014). PELAYANAN KELUARGA BERENCANA. Salemba medika.
BKKBN. Keluarga Berencana Dan Kesehatan Reproduksi. Jakarta: BKKBN. 2017
Dar awati, D. (2011). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WANITA USIA SUBUR MEMILIH KONTRASEPSI SUNTIK. Idea Nursing Journal, 2(3)
Farahan, N. (2016). Gambaran Tingkat ilmu pengetahuan khususnya tentang kontrasepsi dan besarnya manfaat kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur
Dan Dukungan Petugas Di Desa Bebandem Kabupaten Karangasem Bali Tahun 2014. E-Jurnal Medika. vol. 5 No. 4 April 2016.
Harnawati, (2008). KB Suntik. Diakses http://www.keluarga-berencana-kb suntik-.htm. Pada tanggal 12 Maret 2011.
Janet Medforth.(2011). Kabupaten Demak. Jurnal Kebidanan, 3(1), 8-13.
Rosita, S. D. (2016). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Kontrasepsi Suntik Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA) Di Rumah Bersalin Sehat Gentungan Ngargoyoso Karanganyar. Maternal, 7(07). KEBIDANAN OXFORD. EGC. Jakarta.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.(2017). Profil Kesehatan Indonesia (p.118-122). Jakarta : Depkes.go.id
Lenianawaty, (2009). Kebidanan & Kandungan: Keluarga Berencana (KB). Diakses http://www.keluargaberencana- kb-.htm. Pada tanggal 15 Maret 2011. Mega, dkk. (2017). Asuhan Kebidanan Berencana. Jakarta: TIM (Trans Info Media).
Mato, R., & Rasyid, H. (2014). Faktorfaktor yang Mempengaruhi Efek Samping Pada Pemakaian Ala
Rafidah, I., & Wibowo, A. (2012). Pengaruh dukungan suami terhadap kepatuhan akseptor melakukan kb suntik. Jurnal Biometrika dan Kependudukan, 1(1), 72-78. Rizali, M. I., Ikhsan, M., & Salmah, A. U. (2016). Faktor yang Berhubungan Dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Suntik di Kelurahan Mattoangin Kecamatan Mariso Kota Makassar. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 9(3), 176- 183.
Suratun, SKM. (2017). PELAYANAN KELUARGA BERENCANA DAN PELAYANAN KONTRASEPSI. Trans Info Media. Kontrasepsi Suntik Depo Provera DiSri Handayani. Buku Ajar Keluarga Puskesmas Sudiang Makassar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 5(2), 129-135. Berencana. Yogyakarta: pustaka Rihama : 2018 .H. 116-135. Nasution, U. P. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2017). Profil Kesehatan Sumut (p.57). Medan: Depkes.go.id
Simarmata, A. P. Y. (2015). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jenis Alat Kontrasepsi yang Digunakan Akseptor di Wilayah Kerja Puskesmas Sering Kecamatan Medan Tembung Kota Medan Tahun 2015.
Nintyasari, D., & Kumalasari, N. (2014). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Wanita Usia Subur (Wus) Dalam Pemilihan Kontrasepsi Hormunal Di Desa Batursari Kecamatan Mranggen Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Jenis Alat Kontrasepsi yang Digunakan Akseptor di Wilayah Kerja Puskesmas Sering Kecamatan Medan Tembung Kota Medan Tahun 2015.
Putriningrum, R. (2012). Faktor-faktor yang mempengaruhi ibu dalam pemilihan kontrasepsi kb suntik di bps. Ruvina surakarta. Jurnal Kesmadaska, 3(1). Propeverawati, Atiqah. (2017). Panduan Memilih Kontrasepsi. Jakarta: Nuha Medika.
Yetti, SST., (2018). PELAYANAN KELUARGA BERENCANA. Rohima press.
Yudianto. (2018, May 09). Profil Kesehatan Sumut 2017. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Utara. Medan: Depkes. go.id.
Published
2019-12-16
How to Cite
Ambarita, B., & Tumanggor, S. (2019). GAMBARAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WANITA USIA SUBUR MEMILIH KONTRASEPSI SUNTIK DI KLINIK PRATAMA TANJUNG TAHUN 2019. Elisabeth Health Jurnal, 4(2), 10-24. Retrieved from http://ejournal.stikeselisabethmedan.ac.id:85/index.php/EHJ/article/view/263