TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI DESA AEK HARUAYA KECAMATAN PORTIBI KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA

  • Ica Fauziah Harahap Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Paluta Husada
  • Kumala sari rambe Akadmei Kebidanan Baruna Husada Sibuhuan
Keywords: Pengetahuan, Sikap, Tanda Bahaya Kehamilan,

Abstract

Latar Belakang : Tingginya Angka kematian ibu di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor kesehatan dan non kesehatan, misalnya masih banyaknya kelahiran yang ditolong oleh dukun bayi atau disebabkan oleh penyakit atau masalah gizi. Angka kematian ibu (AKI) yang  merupakan salah satu indikator kesehatan ibu di Indonesia masih tinggi bila dibandingkan dengan negara ASEAN. Pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan sangatlah penting diketahui oleh ibu hamil agar apabila ditemui tanda bahaya kehamilan dapat segera mungkin meminta pertolongan ke tenaga kesehatan. Menurut hasil Susenas Propinsi Sumatera Utara tahun 2019 menunjukkan jumlah Angka Kematian Ibu 179 dari 302.555 kelahiran hidup atau 59,6 per 100.000 kelahiran hidup, angka ini mengalami penurunan dibandingkan hasil Susenas tahun 2018, yaitu sebesar 186 per 100.000 kelahiran hidup atau 60,79 per 100.000 kelahiran hidup. Akibat terjadinya Angka Kematian Ibu komplikasi perdarahan, eklampsi dan komplikasi abortus.

 

Metode : Jenis penelitian ini adalah bersifat  deskriftif  dengan populasi adalah ibu hamil yang berdomisili di desa Aek Haruaya sebanyak 36 orang. Pengambilan sampel dengan tekhnik pengambilan sampel yaitu total sampling.dimana seluruh populasi dijadikan sampel penelitian

 

Hasil : penelitian didapatkan mayoritas pengetahuan responden dengan pengetahuan kurang sebanyak 24 orang (66,7%) minoritas pengetahuan cukup sebanyak 3 orang (8,3%). Sikap responden mayoritas sikap negative sebanyak 25 orang (69,4%) dan minoritas sikap positif sebanyak 11 orang (30,6%). Diharapkan kepada responden untuk aktif mencari informasi tentang tanda bahaya kehamilan serta aktif memeriksakan kehamilan kepada petugas kesehatan

 

Kesimpulan :

  1. Pengetahuan responden mayoritas pengetahuan kurang sebanyak 24 orang (66,7%)

Sikap  responden mayoritas sikap negatif sebanyak 25 orang (69,4%).

References

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, 2020, Profil Dinkes Provinsi Sumatera Utara, Sumut

Frilandri, 2017, Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dengan kelengkapan pemberian imunisasi dasar pada balita di Posyandu Melati RW 004 Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Logo Jakarta Utara. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), 2012, Jadwa Imunisai Anak Umur 0-18 tahun

Hidayat. 2017. Hubungan Antara Karakteristik Wanita dengan pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan di Wilayah Kerja UPK Puskesmas Perumnas II Pontianak. Skripsi Stikes Yarsi Pontianak

Irham, 2015, Pengetahuan, Lembaga Penerbitan FEUI, Jakarta

Kemenkes RI, 2012, Situasi Kesehatan Ibu Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia

Lusia, 2012, Gambaran Pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan di Puskesmas Plus – Baraya. Skripsi Jurusan Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Luciana, 2019, Hubungan Pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan di Puskesmas Merdeka Palembang. Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah, Palembang

Manuaba, 2017, Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan, EGC, Jakarta

Notoatmodjo, S, 2012, Metodologi Penelitian dan Kesehatan, PT Rineka Cipta, Jakarta

Notoatmodjo, S, 2013, Metodologi Penelitian dan Kesehatan, PT Rineka Cipta, Jakarta

Nurina, 2019, Hubungan Pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan pada Trisemester III di BPS Ning Sleman Yogyakarta. Karya Tulis Ilmiah Stikes A Yani, Yogyakarta

Nugroho, 2012, Kasus Emergency Kebidanan Untuk Kebidanan dan Keperawatan, Nuha Medika, Jakarta

Padila, 2014, Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dengan kelengkapan pemberian imunisasi dasar pada balita di Puskesmas Melati Jakarta Selatan. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta

Profil Kesehatan Sumatera Utara, 2020, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara

Siswihanto, 2012, Tingkat Pengetahuan ibu Hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan di Desa Mulak Kecamatan Sayung Kabupaten Demak. Jurnal D3 Kebidanan FK Unissila

Sri Agustini, 2012, Pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Cimandala Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor. Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat, Program Sarjana Kesehatan Masyarakat. Universitas Indonesia

SKRT, 2011, Asuhan Kebidanan I (kehamilan), Nuha Medika, Yogyakarta

Trisnayati. 2014. Karakteristik Wanita dengan Keluhan Masa Menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari. Program Studi Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Wahid, M, 2015, Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal, Yayasan Bina Pustaka, Jakarta

Wardani. 2012. Hubungan Antara Karakteristik Wanita dengan Keluhan pada Masa Menopause di Wilayah Kerja UPK Puskesmas Perumnas II Pontianak. Skripsi Stikes Yarsi Pontianak

Published
2023-12-30
How to Cite
Harahap, I., & rambe, K. (2023). TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI DESA AEK HARUAYA KECAMATAN PORTIBI KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA. Elisabeth Health Jurnal, 8(2), 174-178. https://doi.org/10.52317/ehj.v8i2.578