ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA GANGGUAN SISTEM KARDIOVASKULER: JANTUNG KORONER PADA TN. K DI WILAYAH KERJA KELURAHAN MEDAN TUNTUNGAN
Keywords:
Asuhan Keperawatan Keluarga, Gangguan Sistem Kardiovaskuler, Jantung KoronerAbstract
Latar Belakang: Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyakit tidak menular dengan beban kematian tertinggi di dunia maupun di Indonesia, yang dipicu oleh aterosklerosis pada arteri koroner. Faktor gaya hidup seperti merokok, kurangnya kontrol rutin, dan lingkungan rumah yang tidak sehat memperberat risiko kekambuhan pada keluarga yang salah satu anggotanya telah didiagnosis PJK. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan keluarga pada keluarga Tn. K dengan masalah kesehatan Penyakit Jantung Koroner di wilayah Kelurahan Medan Tuntungan tahun 2026. Metode: Studi kasus ini menggunakan pendekatan asuhan keperawatan keluarga (family nursing care) melalui pengkajian, perumusan diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan keluarga sesuai SDKI, SLKI, dan SIKI. Hasil: Pengkajian menemukan Tn. K (56 tahun) memiliki riwayat PJK sejak 6 tahun lalu dan telah terpasang ring, namun tidak rutin kontrol karena jarak fasilitas kesehatan yang jauh, serta masih merokok 1 bungkus/hari meskipun telah dilarang dokter; rumah keluarga juga minim pencahayaan dan tanpa ventilasi jendela. Ditemukan lima diagnosis keperawatan keluarga, yaitu Manajemen Kesehatan Keluarga Tidak Efektif, Perilaku Kesehatan Cenderung Berisiko, Pemeliharaan Kesehatan Tidak Efektif, Defisit Pengetahuan , dan Kesiapan Peningkatan Koping Keluarga. Kesimpulan: Intervensi keperawatan keluarga selama 3 kali kunjungan menunjukkan sebagian masalah teratasi sebagian, terutama pada aspek pengetahuan keluarga, sedangkan perubahan perilaku (berhenti merokok) dan modifikasi lingkungan rumah masih memerlukan tindak lanjut jangka panjang mengingat keterbatasan waktu kunjungan.