PROFIL ANTROPOMETRI SEBAGAI REPRESENTASI FENOTIPE PERTUMBUHAN PADA PEREMPUAN SUKU NIAS
Keywords:
Antropometri, Fenotipe Pertumbuhan, Perempuan Suku Nias, Variasi Biologis Etnis, Berat Badan Ideal.Abstract
Keanekaragaman fenotipe pertumbuhan fisik pada populasi manusia merupakan hasil interaksi kompleks antara faktor genetik etnis dengan adaptasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan profil antropometri sebagai manifestasi fenotipe pertumbuhan yang khas pada perempuan Suku Nias. Penelitian kuantitatif observasional dengan desain cross-sectional ini dilakukan terhadap 100 responden perempuan beretnis asli Nias usia remaja akhir hingga dewasa muda (17–24 tahun) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran langsung di lapangan (field observation) terhadap variabel tinggi badan dan berat badan, yang selanjutnya dikategorikan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tinggi badan perempuan Suku Nias adalah 154,41 3,99 cm dan rata-rata berat badan sebesar 46,27 4,44 kg. Fenotipe tinggi badan populasi didominasi oleh kategori pendek (55,0%) dan sedang (35,0%), sedangkan kategori tinggi hanya mencakup 10,0%. Penelitian ini juga menemukan tingkat kesesuaian yang sangat presisi antara berat badan aktual dengan rata-rata berat badan ideal (46,25 3,39 kg) serta Indeks Massa Tubuh rata-rata sebesar 19,37 kg/m². Temuan ini menyimpulkan bahwa perawakan relatif pendek pada perempuan Suku Nias merupakan ekspresi variasi biologis etnis yang normal dan berada dalam proporsi fisik seimbang, bukan indikasi gizi buruk atau stunting patologis. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan acuan fenotipe lokal dalam penilaian status gizi dan kesehatan reproduksi, serta penyediaan basis data ergonomi bagi perancangan fasilitas masyarakat di Kepulauan Nias.