EDUKASI SLOW DEEP BREATHING DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI UPT PUSKESMAS KAMPUNG BARU MEDAN MAIMUN
DOI:
https://doi.org/10.52317/jupkes.v5i1.22Keywords:
Slow Deep Breathing, Hipertensi, Tekanan Darah.Abstract
Hipertensi merupakan masalah kesehatan komunitas yang berdampak pada penurunan kualitas hidup dan dapat mengancam jiwa jika tidak diobati. Penanganan hipertensi memerlukan pendekatan intensif, salah satunya melalui edukasi non-farmakologis seperti Slow Deep Breathing (SDB) yang dapat membantu menurunkan tekanan darah secara mandiri.Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di UPT Puskesmas Kampung Baru Medan Maimun. Metode yang diterapkan meliputi ceramah, tanya jawab, dan diskusi mengenai pencegahan hipertensi dengan media LCD, tensimeter, serta leaflet. edukasi utama yang dilakukan adalah latihan Slow Deep Breathing selama 15 menit dalam sehari (3 kali per 5 menit). Kegiatan ini diikuti oleh 7 partisipan lansia dengan riwayat hipertensi. Evaluasi dilakukan melalui pemeriksaan tekanan darah pre-test dan post-test serta pemantauan implementasi. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan hasil yang positif dengan penurunan rerata tekanan darah sistolik sebesar 13,14 mmHg dan tekanan darah diastolik sebesar 5,71 mmHg pada partisipan. Seluruh peserta sangat antusias mengikuti kegiatan, dengan tingkat capaian pemahaman materi dan penurunan tekanan darah mencapai 95%. Terapi Slow Deep Breathing efektif dalam menurunkan tekanan darah penderita hipertensi. Disarankan agar kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan dan mendapatkan dukungan advokasi anggaran dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas program pencegahan hipertensi di masyarakat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Deskrisman Stefan Mendrofa, Angenia Itoniat Zega, Lia Mayang Sari Sijabat, Farah Darayana, David Sumanto Napitupulu, Lindawati Simorangkir (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas artikel ini dan memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes). Artikel ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0), yang memungkinkan pihak lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan membuat karya turunan dari artikel ini dengan mencantumkan pengakuan yang sesuai terhadap kepenulisan dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi terbitan artikel ini (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya kembali dalam sebuah buku), dengan tetap mencantumkan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karya mereka secara online (misalnya di repositori institusional atau situs web pribadi) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat mendorong pertukaran ilmiah yang produktif serta meningkatkan sitasi atas karya yang telah diterbitkan.