KEGIATAN IN HOUSE TRAINING PERBANDINGAN PERAWATAN LUKA KONVENSIONAL DAN MODERN KEPADA PERAWAT PELAKSANA DI RSU BINA KASIH MEDAN 2026
DOI:
https://doi.org/10.52317/jupkes.v5i1.30Keywords:
Luka, Perawatan Konvensional, Perawatan ModernAbstract
Dalam Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS), sasaran keselamatan pasien wajib diterapkan di semua rumah sakit yang diakreditasi oleh Komisi Akreditas Rumah Sakit (KARS) yang mengacu pada Nine Life-Saving Patient Safety Solutions dari WHO Patient Safety (2007). Mengurangi risiko infeksi terkait pelayanan kesehatan merupakan salah satu dari enam sasaran keselamatan pasien dan setiap rumah sakit wajib melaporkan jumlah kejadian infeksi termasuk infeksi yang disebabkan oleh luka yang dialami pasien. Pelaporan ini merupakan bagian penting dari upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien sesuai dengan Standar Nasional Akreditasi RS. Metode perawatan luka yang tepat dapat membantu pengembangan proses penyembuhan luka. Luka luka bersih dapat berubah menjadi luka infeksi, atau luka kategori stadium 1 bisa menjadi ke stadium 2, luka akut bisa berubah menjadi luka kronis bahkan harus mengambil keputusan untuk amputasi. Saat ini metode perawatan luka yang berkembang adalah perawatan luka dengan menggunakan prinsip moisture balance, yang lebih efektif untuk proses penyembuhan luka bila dibandingkan dengan cara konvensional. Hal ini memerlukan keterampilan khusus kepada tenaga medis dan tenaga kesehatan khususnya tenaga perawat dalam mengelola luka untuk mencegah terjadinya infeksi pasca operasi. Dalam melakukan tindakan keperawatan pada waktu perawatan luka, perawat harus memiliki pengetahuan yang baik mengenai terapi topikal, balutan luka dan inovasi produk perawatan luka sehingga penggunaan yang tepat akan membantu proses penyembuhan luka yang baik. Beberapa hasil penelitian menyimpulkan bahwa perawatan luka konvensional dan modern menyebutkan bahwa perawatan luka modern memberikan kenyamanan yang lebih baik terhadap pasien karena dapat mengurangi bau pada luka.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tahan Adrianus Manalu, S.Kep.,Ns.,M.Kep.,Sp.Kep.MB, Dewi Frintiana Silaban, S.Kep., Ns.,M.Kep, Utari Ariyanti, S.Kep.,Ns., M.K.M, Yessica Hotmaida Tarihoran, S.S.T.,M.Kes, Yosafat Barus, S.Kep.,Ns., M.Kep, Tetty Suriany Limbong, S.S.T., M.Kes, Sarmauli Siahaan, Ita Novita Siregar, Cindy Quenteen (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas artikel ini dan memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes). Artikel ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0), yang memungkinkan pihak lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan membuat karya turunan dari artikel ini dengan mencantumkan pengakuan yang sesuai terhadap kepenulisan dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi terbitan artikel ini (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya kembali dalam sebuah buku), dengan tetap mencantumkan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karya mereka secara online (misalnya di repositori institusional atau situs web pribadi) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat mendorong pertukaran ilmiah yang produktif serta meningkatkan sitasi atas karya yang telah diterbitkan.