SOSIALISASI PERAN DAUN SIRIH MERAH DAN BAWANG MERAH BAGI PENDERITA TB PARU DI RADIO MARIA
DOI:
https://doi.org/10.52317/jupkes.v5i1.37Keywords:
Sosialisasi, Daun Sirih Merah, Bawang Merah, TB Paru, Radio Maria IndonesiaAbstract
Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Menurut Laporan Global Tuberculosis WHO pada tahun 2022 (data dari tahun 2021), jumlah kasus tuberkulosis dalam seluruh negara diperkirakan 10.556.328 orang, dengan wilayah tertinggi di Asia tenggara, diikuti oleh Afrika dan wilayah Barat. Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan peranan daun sirih merah dan bawang merah bagi penderita TB Paru ke seluruh masyarakat Indonesia melalui Radio Maria Indonesia. Kegiatan ini dilakukan dengan mengisi ruang kesehatan Radio Maria Indonesia mengenai sosialisasi peranan daun sirih merah dan bawang merah dalam pencegahan penyakit TB Paru melalui streaming 104,2 FM dan diskusi yang dapat dihubungi dengan nomor (Telepon: 061-4151016, SMS : 0812 6060 0191). Hasil dari kegiatan ini ditemukan bahwa adanya pengetahuan baru dan kesadaran masyarakat dalam pencegahan dan tindakan cepat pencegahan penyakit TB Paru. Hal ini dapat dibuktikan dengan interaksi yang baik dan juga melalui beberapa pertanyaan yang disampaikan para pendengar secara langsung. Pendengar Radio Maria Indonesia memiliki pengetahuan baru dan kesadaran diri dalam pencegahan dan penggunaan manfaat daun sirih merah dan bawang merah bagi penderita TB Paru.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Seri Rayani Bangun, David Sumanto Napitupulu, Paska Ramawati Situmorang, Rica Vera Br Tarigan, Ruth Agree Kartini Sihombing, Barce Inel Crevis Gulo, R Oktaviance Simorangkir (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas artikel ini dan memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes). Artikel ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0), yang memungkinkan pihak lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan membuat karya turunan dari artikel ini dengan mencantumkan pengakuan yang sesuai terhadap kepenulisan dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi terbitan artikel ini (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya kembali dalam sebuah buku), dengan tetap mencantumkan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karya mereka secara online (misalnya di repositori institusional atau situs web pribadi) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat mendorong pertukaran ilmiah yang produktif serta meningkatkan sitasi atas karya yang telah diterbitkan.