EDUKASI DAN FORMULASI MINUMAN FUNGSIONAL MILKSHAKE DENGAN PENAMBAHAN KENCUR, JAHE, DAN BERAS SEBAGAI INOVASI JAMU MODERN UNTUK MENJAGA IMUNITAS TUBUH
DOI:
https://doi.org/10.52317/jupkes.v5iNo.%202.42Keywords:
Minuman fungsional, jamu modern, kencur, jahe, imunitas tubuhAbstract
Penurunan minat konsumsi jamu tradisional pada generasi muda menjadi tantangan dalam pemanfaatan tanaman herbal sebagai upaya menjaga imunitas tubuh. Desa Rejosari memiliki potensi tanaman herbal yang melimpah, khususnya kencur dan jahe, namun pemanfaatannya belum optimal dalam bentuk inovasi produk modern. Kegiatan program kerja ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta praktik formulasi minuman fungsional kencurice milkshake, yaitu inovasi jamu beras kencur dalam bentuk milkshake yang lebih menarik dan mudah diterima. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, edukasi interaktif, demonstrasi dan praktik langsung pembuata produk, serta evaluasi melalui penilaian keterampilan dan uji organoleptik sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami manfaat kencur, jahe, dan beras sebagai bahan herbal penunjang daya tahan tubuh serta mampu mempraktikkan pembuatan produk secara mandiri. Produk yang dihasilkan memiliki tingkat penerimaan yang baik dari segi rasa, aroma, dan warna. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan minat konsumsi jamu dalam bentuk modern sekaligus membuka peluang pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Fitrianingsih, Yanulia Handayani, Ajeng Ainun Cahayati, Febbi Febriyanti, Muhammad Naufal Habib Firdaus, Risnanda Salwa, Salsabila Devita Anggraini (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas artikel ini dan memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes). Artikel ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0), yang memungkinkan pihak lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan membuat karya turunan dari artikel ini dengan mencantumkan pengakuan yang sesuai terhadap kepenulisan dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi terbitan artikel ini (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya kembali dalam sebuah buku), dengan tetap mencantumkan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karya mereka secara online (misalnya di repositori institusional atau situs web pribadi) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat mendorong pertukaran ilmiah yang produktif serta meningkatkan sitasi atas karya yang telah diterbitkan.