PENDAMPINGAN LANSIA TENTANG DIABETES MELITUS DAN PENCEGAHANNYA DI LINGKUNGAN XXI KELURAHAN MANGGA
DOI:
https://doi.org/10.52317/jupkes.v5iNo.%202.47Keywords:
Diabetes melitus, Lansia, Pendampingan, Kelurahan ManggaAbstract
Diabetes melitus adalah penyakit kronis dengan prevalensi tinggi pada lansia. Data Riskesdas 2023 menunjukkan lansia 60 tahun ke atas memiliki Risiko diabetes melitus 2-3 kali lebih tinggi disbanding usia muda. Kelurahan Mangga, khususnya Lingkungan XXI mempunyai jumlah lansia yang signifikan namun tingkat pengetahuan tentang deteksi dini dan pencegahan diabetes melitus masih rendah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendampingi lansia Lingkungan XXI Kelurahan Mangga agar mampu mencegah dan mengelola diabetes melitus melalui peningkatan literasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan melalui presentasi materi Diabetes melitus, diskusi tanya jawab dan pemeriksaan gula darah secara gratis. Hasil dari kegiatan ini diperoleh bahwa peserta memberikan pertanyaan seputar Diabetes melitus dan narasumber memberikan jawaban sampai peserta dapat memahaminya. Narasumber juga mengingatkan peserta untuk rajin memeriksa gula darah di puskesmas dan memilih dan mengontrol makanan agar gula darah tubuh dalam keadaan tetap normal. Peserta sangat senang karena mendapatkan pengetahuan baru tentang Diabetes melitus dan pencegahannya
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 David Sumanto Napitupulu, Paska Ramawati Situmorang, Seri Rayani Bangun, Lilis Novitarum, Murni Sari Dewi Simanullang, Mestiana Br Karo, Bernadetta Ambarita (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas artikel ini dan memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Pengabdian Kesehatan (JUPKes). Artikel ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0), yang memungkinkan pihak lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan membuat karya turunan dari artikel ini dengan mencantumkan pengakuan yang sesuai terhadap kepenulisan dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi terbitan artikel ini (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya kembali dalam sebuah buku), dengan tetap mencantumkan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan dianjurkan untuk memposting karya mereka secara online (misalnya di repositori institusional atau situs web pribadi) sebelum dan selama proses pengajuan, karena hal ini dapat mendorong pertukaran ilmiah yang produktif serta meningkatkan sitasi atas karya yang telah diterbitkan.